Liputan 24 Lampung | Liputan 24 Indonesia
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 5:08 PM

BMKG: Potensi Gelombang Tinggi 3 Meter di Pelabuhan Krui ...

BMKG: Potensi Gelombang Tinggi 3 Meter di Pelabuhan Krui Lampung Reporter:

Antara

Editor:

Erwin Prima

Senin, 5 November 2018 06:56 WIB
Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika  (BMKG) memantau monitor prakiraan cuaca wilayah Jakarta dan sekitarnya di gedung BMKG, Jakarta. TEMPO/Subekti

Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau monitor prakiraan cuaca wilayah Jakarta dan sekitarnya di gedung BMKG, Jakarta. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Bandarlampung - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini kewaspadaan kondisi gelombang tinggi diperkirakan terjadi di perairan Pelabuhan Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung pada Senin, 5 November 2018.

Baca: BMKG Peringatkan 9 Daerah Jabar Berpotensi Hujan Angin dan Petir
Baca: BMKG: Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di Lampung

Menurut BMKG, seperti disampaikan dalam rilis tim prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Lampung, di Panjang, Bandarlampung, kewaspadaan ketinggian gelombang diprakirakan mencapai 3,0 meter berpotensi terjadi di perairan Pelabuhan Krui, Pesisir Barat.

Pada perairan Pelabuhan Krui, kondisi cuaca hujan ringan, angin bertiup dari arah tenggara sampai dengan selatan dengan kecepatan 2-14 knot, tinggi gelombang 2,0 hingga 3,0 meter, visibility 7 km.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Lampung juga menyampaikan prakiraan cuaca pelabuhan laut di Lampung dan sekitarnya tanggal 5 November 2018 pukul 07.00 sampai dengan pukul 19.00 WIB, pada perairan Pelabuhan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus kondisi cuaca hujan ringan, angin bertiup dari arah tenggara sampai dengan selatan dengan kecepatan 2-13 knot, tinggi gelombang 0,3 hingga 1,25 meter, visibility 8 km.

Cuaca di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan berawan tebal, angin bertiup dari arah tenggara sampai dengan barat daya dengan kecepatan 2-15 knot, tinggi gelombang 0,25 hingga 1,2 meter, visibility 9 km.

Pada Pelabuhan Merak (Banten) kondisi cuaca hujan ringan, angin bertiup dari arah barat daya sampai dengan timur laut dengan kecepatan 2-12 knot, tinggi gelombang 0,25 hingga 1,0 meter, visibility 8 km.

Pada perairan Pelabuhan di Labuhan Maringgai, Lampung Timur kondisi cuaca berawan tebal, angin bertiup dari arah timur laut sampai dengan tenggara dengan kecepatan 2-10 knot, tinggi gelombang 0,20 hingga 0,80 meter, visibility 9 km.

Cuaca di pe rairan Pelabuhan Teladas, Tulangbawang hujan ringan, angin bertiup dari arah timur laut sampai dengan tenggara dengan kecepatan 2-10 knot, tinggi gelombang 0,20 hingga 0,80 meter, visibility 8 km.

Perairan Pelabuhan Mesuji kondisi cuaca hujan ringan, angin bertiup dari arah timur laut sampai dengan tenggara dengan kecepatan 2-12 knot, tinggi gelombang 0,20 hingga 0,50 meter, visibility 8 km.

Pada perairan Pelabuhan Lempasing, Bandarlampung kondisi cuaca hujan ringan, angin bertiup dari arah tenggara sampai dengan barat daya dengan kecepatan 2-14 knot, gelombang tinggi 0,20 hingga 0,70 meter, visibility 8 km.

Simak artikel lainnya terkait BMKG di kanal Tekno Tempo.co

ANTARA

Lihat Juga


Terkait
  • Gempa Bengkulu Bermagnitudo 5,4, Tidak Berpotensi Tsunami

    Gempa Bengkulu Bermagnitudo 5,4, Tidak Berpotensi Tsunami

    1 hari lalu
  • Perkiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Jabodetabek pada Malam Ini

    Perkiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Jabodetabek pada Malam Ini

    1 hari lalu
  • Gempa Guncang Poso Berasal dari Sesar Sausu

    Gempa Guncang Poso Berasal dari Sesar Sausu

    1 hari lalu
  • BMKG Peringatkan 9 Daerah Jabar Berpotensi Hujan Angin dan Petir

    BMKG Peringatkan 9 Daerah Jabar Berpotensi Hujan Angin dan Petir

    1 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Beda CVR dan FDR Black Box Pesawat

    Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Beda CVR dan FDR Black Box Pesawat

    2 hari lalu
  • Black Box Pesawat, Ini Beda FDR dan CVR

    Black Box Pesawat, Ini Beda FDR dan CVR

    2 hari lalu
  • Tanah Bergerak Terjadi di Sawah Lunto, 4 Rumah Rusak

    Tanah Bergerak Terjadi di Sawah Lunto, 4 Rumah Rusak

    2 hari lalu
  • Ternyata Ini Penyebab Tanah Bergerak di Sawah Lunto

    Ternyata Ini Penyebab Tanah Bergerak di Sawah Lunto

    2 hari lalu
  • Foto
  • TPA Benowo Ubah Tumpukan Sampah Menjadi Energi Listrik bagi Warga

    TPA Benowo Ubah Tumpukan Sampah Menjadi Energi Listrik bagi Warga

    18 jam lalu
  • Canggih, Pos Indonesia Sortir Ribuan Paket Menggunakan Robot

    Canggih, Pos Indonesia Sortir Ribuan Paket Menggunakan Robot

    2 hari lalu
  • Ratusan Pengunjung Ramaikan Acara Paris Games Week (PGW)

    Ratusan Pengunjung Ramaikan Acara Paris Games Week (PGW)

    9 hari lalu
  • Jajal Kecanggihan Kamera Mirrorle   ss Full-Frame Nikon Z7 dan Z6

    Jajal Kecanggihan Kamera Mirrorless Full-Frame Nikon Z7 dan Z6

    11 hari lalu
  • Video
  • Shanghai Meluncurkan Aplikasi Transit Bebas Visa

    Shanghai Meluncurkan Aplikasi Transit Bebas Visa

    1 hari lalu
  • Lelang Memorabilia Astronot Neil Armstrong

    Lelang Memorabilia Astronot Neil Armstrong

    1 hari lalu
  • Apple Rilis Macbook Air dan iPad Pro Terbarunya

    Apple Rilis Macbook Air dan iPad Pro Terbarunya

    4 hari lalu
  • Baru Rilis, Red Dead Redemption 2 Masuk Jajaran Game Terlaris

    Baru Rilis, Red Dead Redemption 2 Masuk Jajaran Game Terlaris

    8 hari lalu

  • terpopuler
  • 1

    Gempa Poso 2018 dan 2017 Terjadi Persis 3 November

  • 2

    BMKG: Potensi Gelombang Tinggi 3 Meter di Pelabuhan Krui Lampung

  • 3

    Tim SES ASLI ENAAAK Wakili Indonesia di AOV International 2018

  • Fokus
  • Politik Tempe Ala Sandiaga yang Menyengat Jokowi

    Politik Tempe Ala Sandiag a yang Menyengat Jokowi

  • Sepekan Anies Baswedan Copot 2 Dirut BUMD, Semata Penyegaran?

    Sepekan Anies Baswedan Copot 2 Dirut BUMD, Semata Penyegaran?

  • Tilang Elektronik, Sanksi Diberlakukan tapi Masih Ada Kelemahan

    Tilang Elektronik, Sanksi Diberlakukan tapi Masih Ada Kelemahan

  • Kemenhub Copot dan Bekukan Lisensi Direktur Lion Air

    Kemenhub Copot dan Bekukan Lisensi Direktur Lion Air

  • Terkini
  • Gempa Poso 2018 dan 2017 Terjadi Persis 3 November

    Gempa Poso 2018 dan 2017 Terjadi Persis 3 November

    23 jam lalu
  • Gempa Bengkulu Bermagnitudo 5,4, Tidak Berpotensi Tsunami

    Gempa Bengkulu Bermagnitudo 5,4, Tidak Berpotensi Tsunami

    1 hari lalu
  • Xiaomi Redmi Note 6 Pro Akan Meluncur di Indonesia 6 November

    Xiaomi Redmi Note 6 Pro Akan Meluncur di Indonesia 6 November

    1 hari lalu
  • Setelah Sesar Palu, Giliran Sesar Sausu Picu Gempa Poso

    Setelah Sesar Palu, Giliran Sesar Sausu Picu Gempa Poso

    1 hari lalu
  • BMKG Peringatkan 9 Daerah Jabar Berpotensi Hujan Angin dan Petir

    BMKG Peringatkan 9 Daerah Jabar Berpotensi Hujan Angin dan Petir

    1 hari lalu
  • Iran-Cina Temukan Pesan CIA di Google, Puluhan Mata-mata AS Tewas

    Iran-Cina Temukan Pesan CIA di Google, Puluhan Mata-mata AS Tewas

    1 hari lalu
  • AS Uji Sistem Otonom, Helikopter Black Hawk Tidak Perlu Pilot

    AS Uji Sistem Otonom, Helikopter Black Hawk Tidak Perlu Pilot

    1 hari lalu
  • OPPO R15 Lolos Uji Coba Jaringan 5G di Cina

    OPPO R15 Lolos Uji Coba Jaringan 5G di Cina

    1 hari lalu
  • Adidas Gunakan AR untuk Menjual Sneakers Edisi Terbatas

    Adidas Gunakan AR untuk Menjual Sneakers Edisi Terbatas

    1 hari lalu
  • Akademisi, Simak Tips Ini Agar Tak Jadi Korban Hacker

    Akademisi, Simak Tips Ini Agar Tak Jadi Korban Hacker

    2 hari lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Percakapan 12 Menit Terakhir antara Lion Air JT - 610 dengan ATC

    Berdasarkan salinan percakapan Lion Air JT - 610 dengan ATC Bandara Soekarno-Hatta yang diperoleh Tempo, pilot melaporkan ada masalah flight control.

    Sumber: Berita Lampung

    no image

    Posted by On 4:36 PM

    Inovasi 4 Ribu Telur Puyuh di Lampung

    Liputan6.com, Bandar Lampung - Anwar, pemuda kelahiran Kabupaten Tulangbawang Barat, Provinsi Lampung berinovasi dengan mengajak masyarakat di tiga kabupaten, yakni Tulangbawang, Tulangbawang Barat, serta Mesuji, mendirikan 100 kelompok peternak burung puyuh melalui badan hukum koperasi.

    Bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November Anwar akan mendirikan 100 kelompok peternak burung puyuh di Tulangbawang dan Mesuji.

    "Selain pembentukan koperasi tersebut, saya juga akan mengajak para kepala desa agar melakukan inovasi bersama saya lewat Training On Trainers (TOT) Bumdes Online, Bumdes Mart, dan Bumdes Centre," ujarnya, dilansir Antara, Sabtu 4 November 2018.

    • Kisah Pemuda Suku Kamoro, Tinggal di Gorong-gorong Hingga Bergelar Doktor
    • Ketika Pemuda Jadi Relawan dan Menghempas Hedonisme
    • Temuan Jimat dan Keanehan Peserta Tes CPNS di Jember

    Ko perasi peternak burung puyuh yang akan digulirkan dan didirikan tersebut beranggotakan 25 orang dengan diberi bantuan sebanyak 5.000 ekor burung puyuh serta kandang dan pakan. Proses sampai masa produksi selama 40 hari kurang lebih akan menghasilkan telur sebanyak 4.000 butir dalan setiap harinya.

    Ia menjelaskan setiap kelompok akan menghasilkan minimal 4.000 telur untuk 40 hari setelah burung puyuh masuk masa produktif, dan untuk penjualan telur akan mengajak bagi para pengusaha penampung telur puyuh.

    Bisa juga mereka langsung menjual di pasar-pasar tradisional dan warung sekitar. Saat ini harga per kilogram telur burung puyuh berkisar Rp30 ribu hingga Rp35 ribu, dengan asumsi per kilogram berkisar 100 butir telur, katanya pula.

    Usia produktif burung puyuh sekitar tiga tahun, sehingga dalam kurun waktu maksimal tersebut, kelompok tani akan diarahkan untuk menjual dagingnya baik dalam keadaan hidup maupun sudah diolah menjadi penganan seperti Nugget.

    Tim Bumdes Online, Bumdes Mart, dan Bumdes Centre Lampung Ahmad Muslimin menyampaikan bahwa saat ini keberadaan koperasi aktif di seluruh Indonesia tinggal 150.000 koperasi, setelah 40.013 koperasi tidak aktif dibubarkan.

    Sejak Presiden Joko Widodo mencanangkan program reformasi total koperasi, sehingga ada reorientasi (dari kuantitas menjadi kualitas), rehabilitasi (pembenahan database), repengembangan (koperasi mengembangkan perekonomian nusa bangsa dengan melaksanakan kegiatan lain yang dibutuhkan oleh para anggotanya), kata Ahmad Muslimin.

    Anwar menambahkan, 100 koperasi yang akan dibentuk di tiga kabupaten di Lampung tersebut bertujuan menjembatani lapangan kerja serta menggenjot daya saing. Bukan tidak mungkin pada saatnya nanti produksi telur puyuh dan dagingnya menjadi kebutuhan pasar-pasar di mancanegara.

    Saksikan video pilihan berikut ini:

    Resep udang telur asin.

    Sumber: Berita Lampung

    thumbnail

    Posted by On 4:36 PM

    AFP Lampung Gelar Seleksi Pemain Pra-PON 6 November

    Tribun Bandar Lampung

    AFP Lampung Gelar Seleksi Pemain Pra-PON 6 November

    Seleksi disesuaikan dengan zona yang diberlakukan pada Liga Nusantara (Linus) beberapa waktu lalu.

    AFP Lampung Gelar Seleksi Pemain Pra-PON 6 NovemberIstimewaPlt Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Lampung Edi Purwanto memberikan sambutan dalam pembukaan Liga Futsal Nusantara di lapangan Giga Futsal Arena Metro.

    Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

    TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Lampung segera melakukan seleksi pemain untuk persiapan menghadapi pra-PON.

    Plt Ketua AFP Lampung Edi Purwanto mengatakan, seleksi pem ain diputuskan dalam rapat pengurus AFP Lampung di Metro beberapa waktu lalu.

    "Kami sepakat untuk memenuhi keperluan tim pra-PON futsal, akan dilakukan beberapa kali seleksi," katanya, Minggu, 4 November 2018.

    Baca: 15 Tim dari 9 Provinsi Se-Sumatera Bersaing di Grup A Liga Futsal Nusantara

    Baca: 34 Sekolah di Lampung Ramaikan Turnamen Futsal Nasional Hydro Coco

    Manajer tim pra-PON Lampung Reza Mahesa dan pelatih Wahyudin Kocoy sepakat seleksi dilakukan bertahap.

    Seleksi disesuaikan dengan zona yang diberlakukan pada Liga Nusantara (Linus) beberapa waktu lalu.

    Seleksi tahap pertama 6 November mendatang diadakan di Diva Bilabong, Susunan Baru.

    Peserta seleksi diminta membawa ijazah, KTP, dan KK. (*)

    Penulis: Bayu Saputra Editor: Daniel Tri Hardanto Ikuti kami di Video PilihanSumber: Berita Lampung

    thumbnail

    Posted by On 4:36 PM

    Razia dan Semprot LGBT di Lampung "Tidak Manusiawi"

    Razia itu dilakukan Satpol PP di kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Jumat (2/11/2018) malam. Petugas menangkap tiga orang yang dituduh sebagai LGBT di lokasi wisata Labuhan Jukung. Petugas kemudian menyemprot mereka dengan mobil pemadam kebakaran (damkar) dalam rangka yang disebut “mandi wajib”.

    Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Masyarakat mengecam aksi Satpol PP itu karena tidak ada dasar hukumnya. Berikut, pengacara publik LBH Masyarakat Naila Rizki.

    “Kalau ada satu pasal yang dilanggar, coba dilihat ketentuan pidananya. Ada nggak melakukan tindakan tidak manusiawi: menyiram seseorang di malam hari dengan semprotan pemadam kebakaran? Ada nggak sanksi seperti itu di Perda? Nggak ada,” tandasnya.

    Dalam razia itu, petugas mengambil foto ketiga transgender yang kemudian tersebar di media sosial Lampung. Praktis, ketiganya menjadi bulan-bulanan.

    “Pembinaan itu seperti apa sih? Apakah seperti itu? Kan tidak. Berarti satu, dia menyalahgunakan kekuasaannya. Yang kedua, dia sudah melanggar hukum. Yang ketiga, dia memang tujuannya adalah menyiksa seseorang, merendahkan martabat seseorang. Jadi tujuannya bukan lagi menegakkan perda tapi moral versi mereka,” tegas Naila lagi.

    Kelompok pendamping LGBT di Lampung meminta petugas menghargai hak-hak semua orang sebagai warga negara.

    “Pesan saya terhadap aparat pemeritnah baik itu kepolisian, Satpol PP, TNI dan sebagainya, harapannya pandanglah kami LGBT sebagai manusia. Terlepas orientasi (seks) kami berbeda, kami punya hak yang sama menjadi warga Indonesia,” harap salah satu pegiat komunitas ini secara anonim.

    Razia dan Semprot LGBT di Lampung "Tidak Manusiawi" mohon tunggu Embed
    Razia dan Semprot LGBT di Lampung "Tidak Manusiawi"
    by VOA Indonesia

    No media source currently available

    0:00 0:02:57 0:00 Unduh
    • 64 kbps | MP3
    Pop-out player

    Tindakan razia terhadap kelompok LGBT terus terjadi sejak 2018, meski belum ada dasar hukum positifnya. Pada awal Oktober, polisi merazia yang disebut sebagai “pesta gay” di Jakarta dan menampilkan wajah para lelaki itu di televisi. Sementara akhir Oktober, kontes kecantikan untuk edukasi HIV/AIDS di Bali batal setelah ada kelompok anti-LGBT yang menolak.

    Pada 2017, LBH Masyarakat mencatat ada 973 orang yang jadi korban stigma, diskriminasi, dan kekerasan berbasis orientasi seksual. Sebanyak 715 orang adalah transgender.

    Kepada para korban ini, terdapat 69 tindak diskriminasi berupa persekusi, upaya pemidanaan, pelanggaran mendapatkan pendidikan, pembubaran acara, serta pelanggaran HAM dan kekerasan lainnya.

    Bentuk Diskriminasi terhadap LGBT sepanjang 2017 (Sumber: LBH Masyarakat, 2017)
    Bentuk Diskriminasi terhadap LGBT sepanjang 2017 (Sumber: LBH Masyarakat, 2017)

    Survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) pada Januari menunjukkan 81.5 persen orang Indonesia percaya “perilaku” gay dan lesbian dilarang agama. Namun hanya 58.3 persen responden yang mengaku tahu apa itu LGBT. [rt]

    Sumber: Berita Lampung

    no image

    Posted by On 4:36 PM

    Inovasi 4 Ribu Telur Puyuh di Lampung

    Liputan6.com, Bandar Lampung - Anwar, pemuda kelahiran Kabupaten Tulangbawang Barat, Provinsi Lampung berinovasi dengan mengajak masyarakat di tiga kabupaten, yakni Tulangbawang, Tulangbawang Barat, serta Mesuji, mendirikan 100 kelompok peternak burung puyuh melalui badan hukum koperasi.

    Bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November Anwar akan mendirikan 100 kelompok peternak burung puyuh di Tulangbawang dan Mesuji.

    "Selain pembentukan koperasi tersebut, saya juga akan mengajak para kepala desa agar melakukan inovasi bersama saya lewat Training On Trainers (TOT) Bumdes Online, Bumdes Mart, dan Bumdes Centre," ujarnya, dilansir Antara, Sabtu 4 November 2018.

    • Kisah Pemuda Suku Kamoro, Tinggal di Gorong-gorong Hingga Bergelar Doktor
    • Ketika Pemuda Jadi Relawan dan Menghempas Hedonisme
    • Temuan Jimat dan Keanehan Peserta Tes CPNS di Jember

    Ko perasi peternak burung puyuh yang akan digulirkan dan didirikan tersebut beranggotakan 25 orang dengan diberi bantuan sebanyak 5.000 ekor burung puyuh serta kandang dan pakan. Proses sampai masa produksi selama 40 hari kurang lebih akan menghasilkan telur sebanyak 4.000 butir dalan setiap harinya.

    Ia menjelaskan setiap kelompok akan menghasilkan minimal 4.000 telur untuk 40 hari setelah burung puyuh masuk masa produktif, dan untuk penjualan telur akan mengajak bagi para pengusaha penampung telur puyuh.

    Bisa juga mereka langsung menjual di pasar-pasar tradisional dan warung sekitar. Saat ini harga per kilogram telur burung puyuh berkisar Rp30 ribu hingga Rp35 ribu, dengan asumsi per kilogram berkisar 100 butir telur, katanya pula.

    Usia produktif burung puyuh sekitar tiga tahun, sehingga dalam kurun waktu maksimal tersebut, kelompok tani akan diarahkan untuk menjual dagingnya baik dalam keadaan hidup maupun sudah diolah menjadi penganan seperti Nugget.

    Tim Bumdes Online, Bumdes Mart, dan Bumdes Centre Lampung Ahmad Muslimin menyampaikan bahwa saat ini keberadaan koperasi aktif di seluruh Indonesia tinggal 150.000 koperasi, setelah 40.013 koperasi tidak aktif dibubarkan.

    Sejak Presiden Joko Widodo mencanangkan program reformasi total koperasi, sehingga ada reorientasi (dari kuantitas menjadi kualitas), rehabilitasi (pembenahan database), repengembangan (koperasi mengembangkan perekonomian nusa bangsa dengan melaksanakan kegiatan lain yang dibutuhkan oleh para anggotanya), kata Ahmad Muslimin.

    Anwar menambahkan, 100 koperasi yang akan dibentuk di tiga kabupaten di Lampung tersebut bertujuan menjembatani lapangan kerja serta menggenjot daya saing. Bukan tidak mungkin pada saatnya nanti produksi telur puyuh dan dagingnya menjadi kebutuhan pasar-pasar di mancanegara.

    Saksikan video pilihan berikut ini:

    Resep udang telur asin.

    Sumber: Berita Lampung

    thumbnail

    Posted by On 4:36 PM

    Razia dan Semprot LGBT di Lampung "Tidak Manusiawi"

    Razia itu dilakukan Satpol PP di kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Jumat (2/11/2018) malam. Petugas menangkap tiga orang yang dituduh sebagai LGBT di lokasi wisata Labuhan Jukung. Petugas kemudian menyemprot mereka dengan mobil pemadam kebakaran (damkar) dalam rangka yang disebut “mandi wajib”.

    Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Masyarakat mengecam aksi Satpol PP itu karena tidak ada dasar hukumnya. Berikut, pengacara publik LBH Masyarakat Naila Rizki.

    “Kalau ada satu pasal yang dilanggar, coba dilihat ketentuan pidananya. Ada nggak melakukan tindakan tidak manusiawi: menyiram seseorang di malam hari dengan semprotan pemadam kebakaran? Ada nggak sanksi seperti itu di Perda? Nggak ada,” tandasnya.

    Dalam razia itu, petugas mengambil foto ketiga transgender yang kemudian tersebar di media sosial Lampung. Praktis, ketiganya menjadi bulan-bulanan.

    “Pembinaan itu seperti apa sih? Apakah seperti itu? Kan tidak. Berarti satu, dia menyalahgunakan kekuasaannya. Yang kedua, dia sudah melanggar hukum. Yang ketiga, dia memang tujuannya adalah menyiksa seseorang, merendahkan martabat seseorang. Jadi tujuannya bukan lagi menegakkan perda tapi moral versi mereka,” tegas Naila lagi.

    Kelompok pendamping LGBT di Lampung meminta petugas menghargai hak-hak semua orang sebagai warga negara.

    “Pesan saya terhadap aparat pemeritnah baik itu kepolisian, Satpol PP, TNI dan sebagainya, harapannya pandanglah kami LGBT sebagai manusia. Terlepas orientasi (seks) kami berbeda, kami punya hak yang sama menjadi warga Indonesia,” harap salah satu pegiat komunitas ini secara anonim.

    Razia dan Semprot LGBT di Lampung "Tidak Manusiawi" mohon tunggu Embed
    Razia dan Semprot LGBT di Lampung "Tidak Manusiawi"
    by VOA Indonesia

    No media source currently available

    0:00 0:02:57 0:00 Unduh
    • 64 kbps | MP3
    Pop-out player

    Tindakan razia terhadap kelompok LGBT terus terjadi sejak 2018, meski belum ada dasar hukum positifnya. Pada awal Oktober, polisi merazia yang disebut sebagai “pesta gay” di Jakarta dan menampilkan wajah para lelaki itu di televisi. Sementara akhir Oktober, kontes kecantikan untuk edukasi HIV/AIDS di Bali batal setelah ada kelompok anti-LGBT yang menolak.

    Pada 2017, LBH Masyarakat mencatat ada 973 orang yang jadi korban stigma, diskriminasi, dan kekerasan berbasis orientasi seksual. Sebanyak 715 orang adalah transgender.

    Kepada para korban ini, terdapat 69 tindak diskriminasi berupa persekusi, upaya pemidanaan, pelanggaran mendapatkan pendidikan, pembubaran acara, serta pelanggaran HAM dan kekerasan lainnya.

    Bentuk Diskriminasi terhadap LGBT sepanjang 2017 (Sumber: LBH Masyarakat, 2017)
    Bentuk Diskriminasi terhadap LGBT sepanjang 2017 (Sumber: LBH Masyarakat, 2017)

    Survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) pada Januari menunjukkan 81.5 persen orang Indonesia percaya “perilaku” gay dan lesbian dilarang agama. Namun hanya 58.3 persen responden yang mengaku tahu apa itu LGBT. [rt]

    Sumber: Berita Lampung

    thumbnail

    Posted by On 4:36 PM

    AFP Lampung Gelar Seleksi Pemain Pra-PON 6 November

    Tribun Bandar Lampung

    AFP Lampung Gelar Seleksi Pemain Pra-PON 6 November

    Seleksi disesuaikan dengan zona yang diberlakukan pada Liga Nusantara (Linus) beberapa waktu lalu.

    AFP Lampung Gelar Seleksi Pemain Pra-PON 6 NovemberIstimewaPlt Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Lampung Edi Purwanto memberikan sambutan dalam pembukaan Liga Futsal Nusantara di lapangan Giga Futsal Arena Metro.

    Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

    TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Lampung segera melakukan seleksi pemain untuk persiapan menghadapi pra-PON.

    Plt Ketua AFP Lampung Edi Purwanto mengatakan, seleksi pem ain diputuskan dalam rapat pengurus AFP Lampung di Metro beberapa waktu lalu.

    "Kami sepakat untuk memenuhi keperluan tim pra-PON futsal, akan dilakukan beberapa kali seleksi," katanya, Minggu, 4 November 2018.

    Baca: 15 Tim dari 9 Provinsi Se-Sumatera Bersaing di Grup A Liga Futsal Nusantara

    Baca: 34 Sekolah di Lampung Ramaikan Turnamen Futsal Nasional Hydro Coco

    Manajer tim pra-PON Lampung Reza Mahesa dan pelatih Wahyudin Kocoy sepakat seleksi dilakukan bertahap.

    Seleksi disesuaikan dengan zona yang diberlakukan pada Liga Nusantara (Linus) beberapa waktu lalu.

    Seleksi tahap pertama 6 November mendatang diadakan di Diva Bilabong, Susunan Baru.

    Peserta seleksi diminta membawa ijazah, KTP, dan KK. (*)

    Penulis: Bayu Saputra Editor: Daniel Tri Hardanto Ikuti kami di Video PilihanSumber: Berita Lampung