Bawaslu Lampung Bacakan Kesimpulan Sidang TSM pada Senin ... | Liputan 24 Lampung
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Bawaslu Lampung Bacakan Kesimpulan Sidang TSM pada Senin ...

Posted by On 4:09 AM

Bawaslu Lampung Bacakan Kesimpulan Sidang TSM pada Senin ...

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung akan membacakan kesimpulan sidang pelanggaran administrasi terstruktur, sistematis dan masif (TSM) Bawaslu Provinsi Lampung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung di Kantor Sentral Gakkumdu Jalan Jendral Sudirman, Bandar Lampung, pada Senin (16/7/2018) mendatang.

Setelah rangkaian tahapan persidangan seperti pembacaan penetapan pendahuluan, sidang pemeriksaan pertama pembacaan laporan oleh pelapor serta jawaban oleh terlapor, sidang pembuktian pemeriksaan bukti, keterangan saksi, keterangan ahli, keterangan lembaga ahli dalam hal ini sentral gakumdu Kabupaten/Kota. Maka sesuai agenda pada Senin 16 Juni 2018 akan membacakan kesimpulan dan Kamis, 19 Juni 2018 dilaksanakan sidang pembacaan putusan.
"Pembacaan kesimpulan hari Senin," kata Ketua Majelis Pe rsidangan sekaligus Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoriyah usai sidang mendengarkan keterangan lembaga-lembaga lain yakni Sentral Gakkumdu Kabupaten/Kota, Jumat (13/7/2018).
Dalam sidang mendengarkan keterangan lembaga lain pihaknya menghadirkan keterangan Panwaslu, Kepolisian dan Kejaksaan yang tergabung dalam sentral gakkumdu 15 Kabupaten/Kota untuk mengetahui proses penanganan di Kabupaten/Kota sesuai dokumen dan data terkait. Terlapor dan pelapor juga bertanya untuk mengetahui prosedur penanganannnya.
Komisioner Panwas Kota Bandar Lampung, Yahnu Wiguno Sanyoto menjelaskan dirinya menyampaikan keterangan mengenai dugaan pelanggaran politik uang yang ada di lapas Raja Basa. "Kita sampaikan mengenai dugaan politik uang. Alhamdulillah sidang secara keseluruhan berjalan lancar sejak Pkl. 10.00 WIB, sekalipun diwarnai sedikit adu argumentasi antara pelapor dengan terlapor," katanya.
Komisioner Panwas Kabupaten Lampung Timur, Lailatul Khoiriyah mengatakan piha knya menerima laporan dari masyarakat Desa Teluk Dalam pada 26 Juni 2018. Kemudian pada 27 Juni 2018 pihaknya langsung melaporkan dugaan politik uang tersebut kepada Sentral Gakkumdu.


"Beberapa hari kemudian pelapor diminta untuk melengkapi bukti, namun tidak dilengkapi maka dari itu tidak teregistrasi," katanya.

Kuasa Hukum Pelapor 2 Herman HN - Sutono, Leinstan Nainggolan mengatakan pihaknya mendengarkan semua penjelasan dari jajaran Gakkumdu di Kabupaten/Kota yang kebanyakan tidak memenuhi unsur. Ia juga mempertanyakan mengapa laporan tersebut dianggap tidak memenuhi unsur.
"Jadikan ini jadi pertanyaan kita mengapa bisa tidak memenuhi unsur. Sepertinya sudah di desaign seperti pelapor saat dipanggil tidak datang. Pristiwanya itu ada tapi kenapa tidak memenuhi unsur," katanya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR


Sumber: Berita Lampung

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »