Bupati Lampung Tengah Dituntut 4,5 Tahun Penjara | Liputan 24 Lampung
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Bupati Lampung Tengah Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Posted by On 9:51 AM

Bupati Lampung Tengah Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Bupati nonaktif Lampung Tengah, Mustafa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (11/7/2018).KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN Bupati nonaktif Lampung Tengah, Mustafa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (11/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bupati nonaktif Lampung Tengah Mustafa dituntut 4,5 tahun penjara oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK). Mustafa juga dituntut membayar denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan.

"Kami menuntut supaya majelis hakim menyatakan terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," ujar jaksa KPK M Asri Irwan saat membacakan surat tuntutan di Pe ngadilan Tipikor Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Dalam pertimbangan, jaksa menilai perbuatan Mustafa tidak mendukung pemerintah dan masyarakat yang sedang giat memberantas korupsi. Perbuatan Mustafa juga menciderai tatanan birokrasi pemerintahan yang bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Baca juga: Ketua DPD Gerindra Akui Terima Rp 1,5 Miliar dari Bupati Lampung Tengah

Selain itu, Mustafa selaku bupati tidak memberikan contoh yang baik pada bawahan dan masyarakat.

Menurut jaksa, Mustafa terbukti menyuap beberapa anggota DPRD Lampung Tengah sejumlah Rp 9,6 miliar. Penyuapan itu dilakuan bersama-sama Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah, Taufik Rahman.

Sejumlah anggota DPRD Lampung Tengah periode 2014-2019 yang disebut menerima suap yakni, Natalis Sinaga, Rusliyanto, Achmad Junaidi Sunardi, Raden Zugiri. Kemudian, Bunyana dan Zainuddiin.

Baca juga: Kontraktor Mengaku Ditawarkan Proyek dan Diminta Fee oleh Bupati Lampung Te ngah

Menurut jaksa, pemberian uang tersebut bertujuan agar anggota DPRD tersebut memberikan persetujuan terhadap rencana pinjaman daerah Kabupaten Lampung Tengah kepada PT Sarana Muti Infrastruktur (Persero) sebesar Rp 300 miliar pada tahun anggaran 2018.

Kemudian, agar anggota DPRD menandatangani surat pernyataan kesediaan Pimpinan DPRD untuk dilakukan pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil Lampung Tengah dalam hal terjadi gagal bayar.

Awalnya, guna keperluan pembangunan infrastruktur berupa ruas jalan dan jembatan, Pemkab Lampung berkeinginan meminjam uang Rp 300 miliar kepada PT SMI. Kemudian, untuk memenuhi syarat pinjaman daerah, dibutuhkan persetujuan dari DPRD.

Namun, pada saat pembahasan anggaran, hanya Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyatakan setuju. Sementara, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Demokrat, Fraksi Gerindra, Fraksi PKB dan Fraksi Golkar menyatakan tidak setuju.

Baca juga: Rekaman KPK Ungk ap Dugaan Penyuapan Anggota DPRD Lampung Tengah

Menurut jaksa, Mustafa melakukan komunikasi mengenai permintaan persetujuan anggota DPRD tersebut. Namun, anggota DPRD yang diwakili Natalis Sinaga mengajukan permintaan uang kepada Mustafa.

Selanjutnya, Mustafa memerintahkan Taufik Rahman selaku kepala dinas untuk mengumpulkan uang suap dari para rekanan yang akan mengerjakan proyek Pemkab pada tahun 2018.

Menurut jaksa, disepakati bahwa uang suap akan diberikan kepada para pimpinan DPRD, masing-masing ketua fraksi dan anggota DPRD.

Mustafa dinilai melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Kompas TV KPK memeriksa 3 orang tersangka kasus suap pemerintah kepada DPRD terkait persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Lampung Tengah tahun 2018.

Berita Terkait

Bupati Lampung Tengah Jalani Pemeriksaan Pasca Ditangkap KPK

Bupati Lampung Tengah Terjerat Korupsi, Nasdem Tak Beri Bantuan Hukum

Kuasa Hukum Bupati Lampung Tengah Minta Izin Kampanye ke KPK

KPK Periksa Ketua DPD Gerindra hingga Pengawal Bupati Lampung Tengah

Berkas Lengkap, Bupati Lampung Tengah Nonaktif Segera Disidang

Terkini Lainnya

Jaga Diplomasi dengan Pyongyang, Korsel Tangguhkan Latihan Pertahanan Sipil

Jaga Diplomasi dengan Pyongyang, Korsel Tangguhkan Latihan Pertahanan Sipil

Internasional 11/07/2018, 23:42 WIB Habitat Terganggu, Penyebab Buaya Mangsa Manusia di Banyuasin

Habitat Terganggu, Penyebab Buaya Mangsa Manusia di Banyuasin

Regional 11/07/2018, 23:42 WIB Ketum PBNU Soroti Penggunaan Ayat Perang di Saat Damai

Ketum PBNU Soroti Penggunaan Ayat Perang di Saat Damai

Nasional 11/07/2018, 23:37 WIB Penumpang KRL yang Tahu Ada Tindakan Pelecehan Jangan Hanya Diam Diri!

Pe numpang KRL yang Tahu Ada Tindakan Pelecehan Jangan Hanya Diam Diri!

Megapolitan 11/07/2018, 23:33 WIB Mendagri Berharap Pileg 2019 Hasilkan Wakil Rakyat yang Bebas Narkotika

Mendagri Berharap Pileg 2019 Hasilkan Wakil Rakyat yang Bebas Narkotika

Nasional 11/07/2018, 23:28 WIB Pemprov DKI Alihkan Potong Kurban di Sekitar Equestrian ke RPH Dharma Jaya

Pemprov DKI Alihkan Potong Kurban di Sekitar Equestrian ke RPH Dharma Jaya

Megapolitan 11/07/2018, 23:22 WIB TPA Lokasi Pemulung Tertimbun Sampah, 'Overload' Sejak 3 Tahun    Lalu

TPA Lokasi Pemulung Tertimbun Sampah, "Overload" Sejak 3 Tahun Lalu

Regional 11/07/2018, 23:19 WIB Relawan Penyelamat Remaja di Goa Disambut Bak Pahlawan di Daerahnya

Relawan Penyelamat Remaja di Goa Disambut Bak Pahlawan di Daerahnya

Internasional 11/07/2018, 23:16 WIB Bupati Lampung Tengah Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Bupati Lampung Tengah Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Nasional 11/07/2018, 23:12 WIB Maroko Terima Kiriman Tank Lapis Baja Buatan AS

Maroko Terima Kiriman Tank Lapis Baja Buatan AS

Internasional 11/07/2018, 23:05 WIB KPU DKI Jakarta Akan Kembalikan Berkas Eks Koruptor yang 'Nyaleg'

KPU DKI Jakarta Akan Kembalikan Berkas Eks Koruptor yang "Nyaleg"

Megapolitan 11/07/2018, 22:56 WIB Ada 13 Kasus Pelecehan di KRL, Tak Satu Pun Korban Lapor ke Polisi

Ada 13 Kasus Pelecehan di KRL, Tak Satu Pun Korban Lapor ke Polisi

Megapolitan 11/07/2018, 22:46 WIB Ahmad Heryawan Siap Maju Pilpres 2019

Ahmad Heryawan Siap Maju Pilpres 2019

Regional 11 /07/2018, 22:43 WIB Pengamat: Polri 'Panen' Tangkapan Teroris Tahun Ini

Pengamat: Polri "Panen" Tangkapan Teroris Tahun Ini

Regional 11/07/2018, 22:31 WIB Festival Film di Seoul Bakal Putar Sejumlah Film Buatan Korea Utara

Festival Film di Seoul Bakal Putar Sejumlah Film Buatan Korea Utara

Internasional 11/07/2018, 22:30 WIB Load MoreSumber: Berita Lampung

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »