PDIP: Terjadi Politik Uang Sistematis dan Masif di Lampung | Liputan 24 Lampung
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

PDIP: Terjadi Politik Uang Sistematis dan Masif di Lampung

Posted by On 9:12 AM

PDIP: Terjadi Politik Uang Sistematis dan Masif di Lampung

Asni Ovier / AO Senin, 2 Juli 2018 | 13:44 WIB

Jakarta - Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bidang Ideologi Idham Samawi mengaku prihatin dengan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) di Lampung. Menurutnya, praktik politik uang di sana telah terjadi secara terstruktur, sistematis, dan masif.

“Pilkada di Lampung sangat memprihatinkan. Praktik politik uang terjadi secara luar biasa, terstruktur, sangat sistematis, dan menyebar di tengah masyarakat secara masif. Hal ini mengindikasikan bahwa kekuatan kapital yang muncul dan digerakkan oleh korporasi raksasa di Lampung untuk melakukan kontrol atas tanah dan menghisap kekayaan lampung telah membunuh demokrasi,” ujar Idham dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Senin (2/7).

Menurut dia, institusi demokrasi tidak berdaya m enghadapi kekuatan kapital tersebut. “Hanya kekuatan mahasiswa yang berdiri objektif dan dengan nuraninya melawan dominasi korporasi tersebut. Mahasiswa tidak mau demokrasi dibunuh, suara rakyat dibungkam, dan aparat serta Bawaslu membiarkan politik uang. Kami (PDIP) sudah melaporkan pelanggaran di lebih 16 kasus,” ujarnya.

Dia mencontohkan praktik politik uang yang terjadi di Pekon Kresno Mulyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu. Lalu di desa Cimanuk, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, lalu Pekon Sinar Betung, dan Pekon Singosari, di Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus.

Anggota DPR dari daerah pemilihan Lampung, Endro Suswantoro menambahkan, masyarakat melaporkan pembagian ratusan amplop yang masing-masing berisi uang sebesar Rp 50.000. “Masih banyak lagi politik uang di masyarakat yang tidak dilaporkan. Penyelenggara pemilu tahu dan membiarkan. Hal ini menunjukkan bahwa institusi demokrasi yang berwenang ikut membiarkan merusak moral, harga diri, dan martabat rakyat,” ujarnya.

Melihat rendahnya kualitas demokrasi di Lampung, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto menginstrukaikan kepada seluruh jajaran partainya untuk bersama kekuatan pro demokrasi dan antikekuatan pemodal untuk terus bergerak. Hasto mengimbau agar praktik politik uang dan berbagai pelanggaran itu diproses secara hukum.

“Kemenangan ditentukan melalui rekapitulasi suara secara manual. Terus berjuang dan tegakkan demokrasi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” kata Hasto.


Sumber: BeritaSatu.com Sumber: Berita Lampung

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »