Tiga Hari di Bandar Lampung, Mahasisiwi Filipina Ketagihan ... | Liputan 24 Lampung
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Tiga Hari di Bandar Lampung, Mahasisiwi Filipina Ketagihan ...

Posted by On 3:45 PM

Tiga Hari di Bandar Lampung, Mahasisiwi Filipina Ketagihan ...

Tiga Hari di Bandar Lampung, Mahasisiwi Filipina Ketagihan Makanan Berbahan Ikan

Universitas Lampung menerima lima mahasisiwi asal Filipina dalam program pertukaran mahasiswa antarnegara.

Tiga Hari di Bandar Lampung, Mahasisiwi Filipina Ketagihan Makanan Berbahan IkanTRIBUN LAMPUNG/BAYU SAPUTRAMary Trisha Q Padilla (tengah), mahasisiwi asal Filipina, berfoto bareng empat rekannya di lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Lampung.

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG BAYU SAPUTRA

TRIBUN LAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Universitas Lampung menerima lima mahasisiwi asal Filipina dalam program pertukaran mahasiswa antarnegara. Kelimanya akan melaksanakan kegiatan belajar mengajar di Bandar Lampung.

Seperti apa kesan lima mahasiswi asal negeri jiran itu setelah menginjakkan kaki di Kota Tapis Berseri?

Lima mahasiswi asal Filipina yang akan mengikuti kegiatan belajar mengajar di Bandar Lampung itu masing-masing Joana Mae A Benigno, Vienna A Mandoza, Mary Trisha Q Padilla, Ida Claire D Lozano, dan Noelyn Vania L Teodoro.

Joana dan Vienna merupakan mahasiswi Mindoro State College of Agriculture and Technology. Sementara Mary, Ida, dan Noelyn, kuliah di Technological Institute of The Philippines.

Mereka datang melalui program pertukaran mahasiswa bernama The South East Asian Ministers of Educational Organizational (SEAMEO). Program ini dalam naungan Service Student Exchange in South East Asia (She Teacher).

Tribun berkesempatan mewawancarai satu di antara lima mahasiswi itu di sela-sela acara penyerahan peralatan belajar mengajar di lantai 2 Gedung Rektorat Unila, Senin (6/8/2018).

Mela lui perantara Dedi, pegawai Rektorat Unila Bidang Kerja Sama Luar Negeri sekaligus penerjemah, Mary Trisha Q Padilla menyatakan senang datang ke Bandar Lampung dan kampus Unila.

Baru tiga hari di Bandar Lampung, Mary menilai warga Kota Tapis Berseri serta Indonesia umumnya ramah-ramah. Tutur sapa yang baik serta kebiasaan bersalaman saat bertemu satu sama lain merupakan hal berkesan baginya.

"Kemarin (Minggu, 5/8) saya sempat makan pindang ikan. Rasanya sangat delicious (lezat). Pedas," tutur Mary.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Bayu Saputra Editor: yoso Sumber: Tribun Lampung Cetak Ikuti kami di Kronologi Wanita Diculik untuk Dijadikan Tumbal, Ditemukan 15 Tahun Kemudian di Sela-sela Batu Sumber: Berita Lampung

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »