GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Sekelumit Masalah Penyelenggaraan Lampung Fair 2018

Sekelumit Masalah Penyelenggaraan Lampung Fair 2018

Projects Manager Operasional EO PT Jaris Jasmine Wijaya, Richo Tambuse. Foto Melida Rohlita/Radarlampung.co.idRadarlampung.co.id â€" Permasalahan prenyelenggaraan Lampung Fa…

Sekelumit Masalah Penyelenggaraan Lampung Fair 2018

Projects Manager Operasional EO PT Jaris Jasmine Wijaya, Richo Tambuse. Foto Melida Rohlita/Radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id â€" Permasalahan prenyelenggaraan Lampung Fair (LF) 2018 masih ada di detik-detik penghitungan hari, terutama pada pembayaran stand organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum tuntas.

Dalam lanjutan dan technical meeting pelaksanaan Lampung Fair 2018, masih banyak organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum menyelesaiakan pembayaran.

Projects Manager Operasional EO PT Jaris Jasmine Wijaya, Richo Tambuse mengatakan, dari uang muka itu diharapkan pihak penyelenggara mendapatkan Rp1,2 miliar namun baru diperoleh Rp198 juta.

BACA : Video Pria Ini Mendadak Viral U sai Tirukan Gaya Jokowi

“Sebenarnya budget OPD sudah ada, tapi mereka kebentur dengan aturan dan regulasi untuk pencairan,” katanya.

Dalam hal ini kata Richo, EO harus memiliki finansial yang cukup sehingga dapat menjalankan acara ini dengan baik tanpa gangguan .

“Bisa dibayangkan misalnya mereka belum melakukan pembayaran dana, ya bisa amburadul. Tapi Alhamdulillah sejauh ini kita bisa mengcover biaya-biaya tersebut sehingga bisa sembari berjalan, mudah-mudahan tidak ada masalah,” jelasnya, Kamis (27/9).

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian, Lukmansyah menuturkan, sebagaian OPD menunggu anggaran perubahan untuk membayar uang muka stand.

BACA : 5 Manfaat Buah Pisang bagi Anda yang Hobi Lari

“Tahun kemarinkan acara LF dipenghujung tahun jadi dananya sudah siap, nah sekarang masih dalam tahap pembahasan anggaran itu menjadi penghambat,” tambahnya.

Pembayaran uang muka stand OPD merupakan suatu kebijakan untuk membantu keuangan pihak penyelenggara, belum tentu untung jika rugi sudah dipastikan.

“Maka kita meminta kebijakan OPD-OPD untuk meminjam dulu atau bagaimana caranya yang penting 30 persen dululah,” pungkasnya. (mel/apr)

Sumber: Berita Lampung

No comments