Taps In Lampung Eca Tembus Hingga Pasar Amerika | Liputan 24 Lampung
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Taps In Lampung Eca Tembus Hingga Pasar Amerika

Posted by On 3:45 AM

Taps In Lampung Eca Tembus Hingga Pasar Amerika

Taps In Lampung Eca Tembus Hingga Pasar Amerika

Menjadi seorang desainer tapis harus terus berinovasi agar tapis yang dihasilkan tidak monoton dan banyak disukai.

Taps In Lampung Eca Tembus Hingga Pasar AmerikaTribunlampung/DiniDisainer Taps In Lampung, Siti Esa Rizkiyanti

Laporan Reporter Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Menjadi seorang desainer tapis harus terus berinovasi agar tapis yang dihasilkan tidak monoton dan banyak disukai.

Prinsip itu yang selalu dipegang teguh Siti Esa Rizkiyanti sejak menjadi desainer tapis dengan brand Taps In Lampung sejak tahun 2015.

Baca: Alhamdulillah, Donasi Ko rban Gempa Palu-Donggala dari UAR Lampung Terkumpul Rp 70 Juta

Wanita kelahiran 11 November 1992 itu mengatakan, contoh inovasi yang dilakukannya mengkombinasikan tapis, kain putih, dan batik menjadi jas, tapis dikombinasikan dengan tenun menjadi outer, serta masih banyak yang lainnya.

Inspirasinya dalam membuat inovasi selalu didapatkan hanya dari melihat apa yang sedang tren saat ini.

Baca: Driver Ojol Shelter Roundabout Raden Intan Galang Dana untuk Korban Gempa Palu-Donggala

Selain itu juga selalu diusahakan agar inovasi yang dilakukan membuat tapis bukan hanya digunakan untuk pesta. Seperti outer, yang bisa digunakan untuk hangout dan kuliah.

"Aku nggak pernah berpikir berat untuk menciptakan suatu inovasi, karena bagi aku inovasi tapis itu mudah. Puluhan pengrajin yang aku punya juga sudah bisa berinovasi," kata wanita yang akrab disapa Eca itu

Salah satu contoh inovasi yang dilakukan pengrajin itu, ketika membuat tapis pengrajin menggunakan benang wol dan benang lain, jadi bukan cuma benang emas.

Inovasi itu tidak membuat minat masyarakat terhadap tapisnya berkurang, justru semakin antusias.

Inovasi yang dilakukan Eca, membuat tapis Eca banyak dibeli orang dari seluruh Indonesia.

Ada juga dari kawasan Asia seperti Hongkong, Korea, Jepang, Taiwan, Malaysia, dan Singapura. Eca juga pernah membuka booth di kawasan Eropa dan Amerika.

Tapisnya juga pernah digunakan dalam sesi pemotretan khusus tapis Putri Indonesia 2015 dan 2016, serta digunakan banyak artis ibukota.

Melihat itu Eca merasa senang, karena artinya tapis sudah membudaya. Itu sesuai dengan impian Eca selama ini membudayakan tapis. Eca tau pasti impian itu tidak mungkin bisa digapai sendiri. Harus bersama dengan desainer tapis lain

"Itu sebabnya saya tidak pernah menganggap desainer lain saingan. Justru bagi saya mereka itu partner untuk membudayakan tapis. Mereka pasti mem iliki cara tersendiri untuk bisa membudayakan tapis. Misal ada teman saya yang membuat tapis menjadi sebuah dompet yang cantik," ujar Eca.

Penulis: Jelita Dini Kinanti Editor: Reny Fitriani Ikuti kami di Video Detik-detik 180 Hektare Tanah 'Mencair', 2.000 Rumah Hancur Terseret saat Gempa di Palu Sumber: Berita Lampung

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »