Ini Awal Mula Perambahan Hutan di Lampung

Ini Awal Mula Perambahan Hutan di Lampung

Thursday, November 1, 2018, 5:46 AM
www.uhamka.ac.id/reg
www.uhamka.ac.id/reg
Ini Awal Mula Perambahan Hutan di Lampung

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Pemerintah Provinsi Lampung akan menindaklanjuti kerusakan hutan yang terjadi di kawasan register 38 Gunungbalak, Lampung Timur.

Kepala Dinas Kehutanan Lampung, Syaiful Bachri, menjelaskan masyarakat yang masuk dan tinggal di kawasan hutan tanpa izin dari pemerintah, bahkan merusaknya adalah hal yang ilegal.


Namun, dikeluarkannya masyarakat yang terlanjur tinggal di hutan bukan solusi terbaik. Dijelaskannya, pada era 1980, untuk melindungi hutan agar tetap lestari, pemerintah menggunakan cara itu, tepatnya melalui program transmigrasi lokal.

Masyarakat yang tinggal di hutan secara ilegal dipindahkan ke Mesuji dan wilayah lainnya. Namun pada era reformasi, masyarakat kembali menempati hutan karena pertumbuhan masyarakat meningkat namun lahan tetap.

"Akhirnya masyarakat masuk ke hutan lahi ditinggali. Menurut versi mereka, lahan hutan ini nganggur dan bisa ditempati," kata dia kepada Lampost.co, Kamis (1/11/2018).

Kini, masyarakat yang sudah telanjur menempati hutan selama sekian tahun, salah satunya register 38 Gunungbalak, Lampung Timur hampir seluruh wilayah tersebut ditempati dan dikelola masyarakat.

"Ada yang bertempat tinggal di dalam ada yang di luar tapi mereka sudah membuat kebun. Sehingga solusinya bukan dikeluarkan tapi memberi akses melalui program Perhutanan Sosial, "ujarnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR

Sumber: Berita Lampung

TerPopuler